Magelang – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang menyelenggarakan Pelantikan dan Penyerahan Surat Keputusan Kepala Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Kabupaten Magelang sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan. Sebanyak 18 kepala sekolah dan kepala madrasah resmi menerima amanah kepemimpinan, terdiri atas kepala sekolah yang baru dilantik, kepala sekolah yang dikukuhkan kembali, maupun yang menerima penugasan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PDM Kabupaten Magelang Drs. Nasiruddin, MA., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Drs. Wisnu Argo Budiono, MM., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang H. Muchamad Miftachusurur, S.H., M.H., Pengawas SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah Drs. Sugiranto, M.Pd., serta Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Drs. Jumari, M.Pd. yang memberikan pembekalan kepada seluruh kepala sekolah dan kepala madrasah.

Sebanyak 18 kepala sekolah dan kepala madrasah Muhammadiyah menerima amanah kepemimpinan dalam kegiatan tersebut. Terdiri atas enam kepala sekolah yang resmi dilantik, yaitu Widiyono, S.Pd. sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Secang, Ana Himarawati, S.Pd.I. sebagai Kepala MI Muhammadiyah Surodadi, Eko Budiyono, S.Pd. sebagai Kepala SMP Muhammadiyah Ngluwar, Nur Laily Fitriana, S.Pd.Si. sebagai Kepala MTs Muhammadiyah 1 Muntilan, Mu’afiatun Nayyiroh, S.Pd. sebagai Kepala SD Muhammadiyah Margoyoso, serta Cahyo Catur Putranto, S.Pd. sebagai Kepala MI Muhammadiyah Ngawen.

Selain pelantikan, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Magelang juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 12 kepala sekolah dan kepala madrasah, yaitu Ahmad Muhaimin Prastyo, S.Pd.I. sebagai Kepala SD Muhammadiyah Menoreh, Sulastri Nur Handayani, S.Pd. sebagai Kepala SD Muhammadiyah Kaliabu, Nur Rokhman, S.Ag., S.Pd. sebagai Kepala SD Muhammadiyah Sirojudin, Sigit Dariyanto, S.Pd. sebagai Kepala MI Muhammadiyah Sedayu, Erni Purnamawati, S.Pd.I. sebagai Kepala MI Muhammadiyah Kaweron, Helmi Ardiyani, S.Pd. sebagai Kepala MI Muhammadiyah Kradenan 1, Addaroyah, S.Ag. sebagai Kepala MTs Muhammadiyah 2 Muntilan, Enik Nurhita Asfiyati, S.Ag. sebagai Kepala MTs Muhammadiyah Madukuno, Andri Noviatmi, S.Pd.Si., M.Pd. sebagai Kepala SD Muhammadiyah Gunungpring, Much Mahdi Fariq, S.Psi., S.Th.I. sebagai Kepala SD Muhammadiyah Taman Agung, Asmawati Khamidah Nur, S.Pd.I. sebagai Kepala MI Muhammadiyah Meduro, serta Muslim Anwari, S.Pd.SD. sebagai Kepala MI Muhammadiyah Bumirejo 1. Seluruh kepala sekolah dan kepala madrasah tersebut diharapkan mampu menjalankan amanah kepemimpinan dengan profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Magelang.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Kabupaten Magelang, Drs. Nasiruddin, M.A., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah dan kepala madrasah yang menerima amanah baru. Beliau menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah dakwah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada Persyarikatan, umat, dan bangsa.

Mengutip Surah Al-Baqarah ayat 286, beliau mengingatkan bahwa Allah SWT tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Oleh karena itu, para kepala sekolah diminta untuk tidak merasa ragu dalam mengemban amanah, melainkan menjalankannya dengan keyakinan, ikhtiar, dan tawakal.

Menurutnya, kemajuan sekolah Muhammadiyah tidak lahir karena besarnya bantuan yang diterima, tetapi justru bantuan akan datang ketika sekolah mampu menunjukkan prestasi, tata kelola yang baik, dan kualitas layanan yang unggul. Karena itu, kepala sekolah harus menjadi motor inovasi yang mampu meningkatkan mutu pendidikan dan membangun kepercayaan masyarakat.

Sebagai motivasi, beliau mengisahkan tokoh petinju dunia Muhammad Ali yang mengajarkan bahwa tekad harus lebih kuat daripada kemampuan. Semangat pantang menyerah tersebut diharapkan menjadi karakter setiap kepala sekolah Muhammadiyah dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan. Bagi kepala sekolah yang masih menjabat sebagai Plt., beliau berpesan agar masa penugasan dimanfaatkan secara optimal dengan menyusun target yang terukur dan menghasilkan perubahan nyata. Menutup sambutannya, beliau menegaskan pentingnya memegang tiga nilai utama, yaitu Kesungguhan, Keikhlasan, dan Kekompakan (K3) sebagai fondasi membangun sekolah Muhammadiyah yang unggul.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Drs. Wisnu Argo Budiono, MM., memberikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Magelang. Menurutnya, sekolah-sekolah Muhammadiyah telah menunjukkan kiprah yang nyata melalui prestasi akademik maupun pembentukan karakter peserta didik.

Namun demikian, ia juga mengingatkan masih adanya tantangan berupa penurunan jumlah peserta didik di beberapa sekolah Muhammadiyah, khususnya di wilayah pinggiran. Kondisi tersebut memerlukan inovasi dan kolaborasi agar sekolah-sekolah Muhammadiyah kembali menjadi pilihan utama masyarakat.

Beliau juga mengucapkan selamat kepada para kepala sekolah yang dilantik dan dikukuhkan, serta berharap mereka mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang tidak hanya menjalankan fungsi administrasi, tetapi juga mampu membangun visi bersama, mengembangkan kompetensi guru, memperkuat komunikasi dengan orang tua dan komite sekolah, serta mendukung implementasi program Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui pembelajaran mendalam (deep learning).

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, H. Muchamad Miftachusurur, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada PDM Kabupaten Magelang dan Majelis Dikdasmen dan PNF atas komitmennya dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan di lingkungan sekolah dan madrasah Muhammadiyah. Menurutnya, Muhammadiyah merupakan mitra strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Beliau mengajak seluruh kepala sekolah dan kepala madrasah menjalankan amanah dengan integritas, disiplin, keteladanan, dan semangat berinovasi. Lima fokus utama yang menjadi perhatian meliputi peningkatan prestasi peserta didik, penguatan guru dan tenaga kependidikan, pengembangan kelembagaan yang berdaya saing, penyediaan sarana prasarana yang mendukung transformasi digital, serta inovasi dalam tata kelola pendidikan.

Selain itu, beliau mendorong sekolah Muhammadiyah untuk terus melakukan rebranding, memperluas jejaring kemitraan, dan mempercepat digitalisasi layanan pendidikan agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan semakin dipercaya masyarakat.

Mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah, Drs. Sugiranto, M.Pd., menegaskan bahwa kepala sekolah merupakan faktor utama yang menentukan arah kemajuan sekolah. Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki growth mindset, yaitu kemauan untuk terus belajar, berkembang, dan berinovasi sehingga mampu membawa perubahan positif bagi sekolah yang dipimpinnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kepala sekolah dengan guru, komite sekolah, orang tua, dunia usaha dan dunia industri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan proses pendidikan yang berkualitas, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Drs. Jumari, M.Pd., Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, memberikan pembekalan kepada seluruh kepala sekolah dan kepala madrasah yang baru menerima amanah. Beliau mengajak para pemimpin sekolah Muhammadiyah untuk membangun optimisme, memiliki pola pikir berkembang (growth mindset), dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.

Menurutnya, persaingan antar sekolah harus dijawab melalui peningkatan mutu layanan, inovasi, kreativitas, dan penguatan citra sekolah. Kepala sekolah harus berani memiliki visi besar, mampu menghadirkan solusi, serta terus membangun sinergi dengan Persyarikatan Muhammadiyah di semua tingkatan agar sekolah berkembang secara berkelanjutan.

Beliau juga mengingatkan agar setiap kepala sekolah menjawab kritik dengan karya nyata, prestasi, pelayanan yang berkualitas, dan keteladanan. Dengan kepemimpinan yang berlandaskan adab, inovasi, dan semangat melayani, sekolah Muhammadiyah diyakini akan semakin unggul, dipercaya masyarakat, dan mampu melahirkan generasi Islam yang berkemajuan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan sekolah Muhammadiyah yang profesional, visioner, adaptif, dan berintegritas. Melalui sinergi antara Persyarikatan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Magelang optimistis sekolah-sekolah Muhammadiyah akan terus tumbuh sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, berdaya saing, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyara8

Post Author: Dikdasmen & PNF PDM Kabupaten Magelang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *